Senjakala ERP?

07.12.2017

Enterprise Resource Planning (dahulu) merupakan suatu solusi yang akan selalu muncul dalam pembicaraan ketika perusahaan telah berkembang dan semakin membutuhkan integrasi beragam perangkat lunak yang telah digunakan. Perangkat lunak yang akan diintegrasikan biasanya terdiri dari fungsi akuntasi/keuangan, gaji/pajak, manufaktur, inventori, dan customer resource management. Apakah penggunaan dan penerapan ERP merupakan keniscayaan untuk perkembangan usaha saat ini?

 

Namun ERP muncul (saat itu) pada saat perusahaan tidak punya pilihan selain menyiapkan anggaran besar untuk membeli server/ PC dan menyiapkan jaringan. Selain itu ERP cenderung membutuhkan biaya besar untuk integrasi dan pengelolaan jangka panjang. Ketika perkembangan teknologi terus dinamis, apakah semua perusahaan tetap membutuhkan ERP?

 

Terminologi ERP mulai muncul pada awal tahun 1990-an sebagai suatu solusi yang berkaitan dengan proses manufaktur. Sayangnya setelah beberapa saat banyak perusahaan akhirnya menemukan bahwa solusi ERP ternyata sulit untuk digunakan dan memilih untuk kembali menggunakan aplikasi spreadsheet yang lebih umum. Sebuah survey di Amerika menemukan bahwa 88% responden lebih menyukai aplikasi spreadsheet karena faktor “kemudahan”, dan makna ERP pun berubah menjadi "Excel Run Production".

 

Kaku dan mahal. Solusi ERP memiliki reputasi dengan menawarkan suatu solusi yang tidak fleksibel pada masalah bisnis yang dihadapi. ERP lahir pada saat teknologi server masih dominan dan koneksi internet mayoritas masih menggunakan modem dan jaringan kabel telepon. Saat ini banyak penyedia solusi ERP yang sudah menawarkan solusi Cloud untuk mengurangi biaya implementasi. Sayangnya, solusi tersebut lebih cenderung hanya memindahkan lokasi aplikasi tanpa merefleksikan fleksibilitas yang dihadapi pihak perusahaan di bidang retailer dan manufaktur skala kecil menengah. Biaya solusi ERP untuk usaha skala kecil menengah dapat mencapai Rp. 5 Milyar belum termasuk maintenance tahunan, lisensi, dan upgrade.

 

Butuh waktu yang lama untuk beradaptasi. Perusahaan besar mungkin masih tetap membutuhkan ERP untuk pengelolaan rantai pasokan yang kompleks dibandingan perusahaan kecil menengah. Karenanya perusahaan yang tetap menggunakan ERP membutuhkan dukungan sumber daya waktu, karyawan dan konsultan.

 

Ketika teknologi informasi semakin berkembang sampai pada saat ini, muncul solusi-solusi yang lebih bersifat "add-on", modular dan fleksibel. Karakter tersebut menjadi selaras dengan tuntutan bisnis yang semakin dinamis, yang mengharuskan implementasi bisa dilakukan dengan sederhana dan cepat. Umumnya dimulai dengan solusi akuntasi, yang kemudian ditambahkan "add-on" untuk penjualan, inventori, maupun CRM.

 

 

Informasi lebih detil tentang solusi bisnis non-ERP, bisa diperoleh di situs dan blog ini, atau pun langsung berdiskusi melalui kontak kami.

 

Tags :

Please reload

QuickBooks 2020: Fitur Baru dan Perbaikan Lainnya

24.11.2019

1/8
Please reload

fiat lux
Categories :
Please reload